Senin, 09 Desember 2019

Sebuah Tawaran

Kita adalah manusia-manusia yang pada fitrah/hakekatnya adalah bebas dan bermartabat. Dalam kondisi kita sekarang ini, kita belumlah kalah. Kita bukan pecundang yang mau menyerah begitu saja berhadapan dengan kekuatan-kekuatan besar ekonomi. Kita akan berjuang dan terus berjuang sampai titik darah penghabisan karena perjuangan itu sedemikian berarti bagi diri kita sendiri, bagi keluarga kita , dan juga bagi orang-orang yang kita cintai. Serta generasi yang akan datang.
Kondisi sulit atau paling banter ‘pas-pasan’- justru menuntut kita untuk membangun dan melakukan suatu perubahan secara bersama-sama. Namun, melakukan dan membangun suatu perubahan secara bersama-sama membutuhkan modal yang tidak sedikit. Modal itu pertama-tama bukanlah uang atau benda-benda materiil. Modal itu adalah kepercayaan, ketekunan, kejujuran, dan komitmen yang kuat. Semua modal yang kita butuhkan itu berpondasikan pada visi dan misi kita yang sama untuk membangun hidup yang lebih baik.
BAGAIMANA ANDA MELIHAT DAN MEMBANDINGKAN KENYATAAN INI ?
Inikah yang disebut “Tikus mati di lumbung padi ?”
JIKA BEGITU, DIMANA SEBENARNYA LETAK PERMASALAHANNYA ?
Menjawab pertanyaan tersebut, secara umum dapat dikatakan bahwa ada dua sisi : permasalahan yang kait mengkait yakni permasalahan eksternal dan permasalahan internal.
MASALAH EKSTERNAL
• Globalisasi yang memunculkan banyak peluang dan menumbuhkan banyak harapan ternyata juga menyuburkan praktek dan mentalitas komersialisme.
• Dalam praktek dan mentalitas komersialisme, hak atas barang dan jasa kebutuhan hidup ditentukan oleh daya beli; semakin seseorang mempunyai uang, semakin ia dianggap lebih “berhak” atas barang dan jasa tersebut. Sebaliknya, semakin seseorang tidak mempunyai uang maka semakin ia dianggap “tidak berhak” atas barang dan jasa -bahkan atas kebutuhan barang dan jasa yang paling mendasar seperti makanan, kesehatan, dan pendidikan.
• Disamping kedua hal tersebut di atas, permasalahan eksternal lain yang sangat penting adalah soal Kebijakan publik.
Sesuai dengan teori “Kontrak Sosial” yang melahirkan pemerintah dan sistem pemerintahan, Pada hakekatnya tugas pemerintah adalah menjaga dan memastikan bahwa kesejahteraan bersama tetap menjadi tujuan utama hidup berbangsa dan bernegara yang diupayakan dengan sadar dan sengaja.
MASALAH INTERNAL
Ternyata, perbedaan antara negara berkembang (miskin) dan negara maju (kaya) tidak tergantung pada umur negara itu.
Berdasarkan analisis atas perilaku masyarakat di negara maju, ternyata bahwa mayoritas penduduknya sehari-harinya mengikuti/mematuhi prinsip-prinsip dasar kehidupan sebagai berikut.
Prinsip Dasar Kehidupan
1. Etika, sebagai prinsip dasar dalam kehidupan sehari-hari
2. Kejujuran dan integritas
3. Bertanggung jawab
4. Hormat pada aturan & hukum masyarakat
5. Hormat pada hak orang/warga lain
6. Cinta pada pekerjaan
7. Berusaha keras untuk menabung & investasi
8. Mau bekerja keras
9. Tepat waktu
Di negara terbelakang/miskin/ berkembang, hanya sebagian kecil masyarakatnya mematuhi prinsip dasar kehidupan tersebut.
Kita bukan miskin (terbelakang) karena kurang sumber daya alam, atau karena alam yang kejam kepada kita.
Kita terbelakang / lemah / miskin karena perilaku kita yang kurang/tidak baik.
Kita kekurangan kemauan untuk mematuhi dan mengajarkan prinsip dasar kehidupan yang akan memungkinkan masyarakat kita pantas membangun masyarakat, ekonomi, dan negara.
Usaha apapun tidak akan berhasil kalau perencanaan tidak matang ! dan tanpa didukung komponen-komponen yang lain
 Investasi (bahasa umum): Pengorbanan dalam bentuk sikap,uang.
 Sikap, yang sangat berkaitan dengan performance seseorang dalam membangun bisnisnya, Penampilan, Perilaku, Tutur kata, serta membangun hubungan yang baik.
 Uang, Untuk memastikan dan membangun bisnis dan system berjalan dengan baik, tidak ada alasan lain untuk tidak menggunakan alat yaitu UANG.
Apakah ANDA siap ? Ataukah ANDA akan terus menggantungkan hidup anda dalam kondisi dan dengan pendapatan anda saat ini ? Apakah anda sudah merasa puas ?
Kalau BELUM dan anda mau merubah hidup Anda dan berani mengambil segala konsekuensinya dan mau berjuang bersama-sama dengan kami, saya yakin dan menjamin kehidupan anda akan lebih baik.

Tidak ada komentar:

Populer :

10 Video Nasjid HNI